LH. Dini Official

Menjadi INFJ Yang Lebih Percaya Diri, Sehat dan Bahagia

1+

Salam hangat pembaca, semoga hari ini kita selalu dilimpahi rasa sabar dan syukur yang besar.

Kali ini saya ingin berbagi tips untuk menjadi seorang dengan kepribadian INFJ yang lebih percaya diri dan bahagia. Apakah menjadi golongan kepribadian 1 persen didunia se insecure dan setidakbahagia itu sehingga saya perlu menuliskan ini?

Baca juga. INFJ Kepribadian Paling Langka dan Unik Di Dunia, Itukah Kamu?

Saya sendiri pun tidak bisa memastikan, hanya saja saya banyak sekali mengenal para INFJ baik di Indonesia maupun di negara-negara lain yang menceritakan kerumitan dan kegelisahan hidup nya menjadi bagian dari kepribadian langka ini. Sesungguhnya saya pribadi pun juga pernah merasakan hal demikian, mengalami banyak kontradiksi dan kerumitan yang tidak akan dimengerti oleh sebagian besar orang-orang disekitar saya. Bagaimana menyesakkan nya terjebak dalam penjara Overthingking dan nyaris memporak-porandakan semangat hidup dan kesehatan saya. Bagaimana saya terus-terusan mendapatkan pelabelan dari kecil hingga saat ini sedikit banyak membentuk rasa insecure dan trust issue baik pada diri sendiri maupun trust issue kepada orang lain.

INFJ dianugrahi oleh Tuhan 3 hal besar dalam jiwa nya yakni Visi, Intuisi, dan Kepekaan Rasa namun 3 hal ini juga bisa pula menjadi boomerang dan bom waktu jika kita belum cukup terlatih mengelola hal tersebut. Saat ini saya merasa begitu beruntung dan bersyukur karena telah berhasil melalui semua fase pelik tersebut. Tuhan akhirnya nya memberikan kunci untuk mengolah segala pemberian besar tersebut.

Sebelum membahas lebih jauh, baiknya saya menunjukkan beberapa permasalahan yang sering menimpa pribadi INFJ ini;

Sangat Perfeksionis

Tak bisa dipungkiri secara alamiah kita membawa sifat cenderung melakukan segala hal dengan paripurna. Kita memberikan standar yang tinggi atas segala sesuatu entah terhadap suatu proses atau pribadi seseorang. Kelebihan dari sifat ini adalah apa yang kita lakukan akan tampak mengesankan, namun kurang nya kita akan menghabiskan banyak sekali waktu bahkan lebih memilih untuk menunda daripada mengeksekusi-nya langsung. ini permasalahan klasik yang hampir merata terjadi terhadap INFJ bahkan untuk beberapa orang sifat ini dapat berubah menjadi Obessesive Compulsive Disorder (ODC) terhadap lingkungan. Suatu kondisi kecemasan berulang yang membuat seseorang menjadi begitu takut dengan sesuatu yang kotor, rumah yang berantakan, kuman dan sejenisnya sehingga dia akan selalu mengecek atau membersihkan ulang berkali-kali.

INFJ dengan ODC saya ketahui terjadi pada seorang teman saya di negara lain yang masih muda, inilah bentuk kelebihan yang belum terlatih dengan baik. Banyak INFJ muda yang mengalami ketidakstabilan dalam mengelola kelebihan-kelebihanya. Tapi tak perlu khawatir seiring usia dan kedewasaan bertambah kita akan mampu mengolah nya jika memang ada niat.

Overthingking dan Sering Mengalami Kesulitan Tidur

INFJ setiap waktu selalu berfikir, bangun tidur berfikir hingga tiba waktu istirahat malam diatas tempat tidur mereka terus saja berfikir. Mereka adalah visioner yang dapat menerka tentang situasi yang mungkin akan terjadi pada masa mendatang dengan gabungan intuisi-nya. Itulah yang membuat INFJ kadang menjadi Overthingking terutama saat kelelahan, dan saat kondisi emosi nya sedang tidak stabil. Pikiran INFJ yang terlalu aktif sulit untuk diredam, mereka butuh perjuangkan keras bahkan bantuan dari orang lain untuk dapat tertidur dengan tenang. Setidaknya itu yang benar-benar saya alami sendiri, saya hanya dapat tidur 4-5 jam dalam sehari. Dalam kondisi ekstrim saya pernah beberapa kali tidur dengan bantuan obat yang diresepkan oleh dokter. Salah satu yang menjadi kelemahan INFJ adalah kesulitanya mengontrol pikiran nya

Mudah Menyerap Emosi Lingkungan

INFJ juga dapat menyerap emosi lingkungan, pandangan mata, pendengaran, pikiran, dan hati INFJ sangat terhubung satu sama lain dalam sekejap mereka dapat membaca situasi tempat dan beragam emosi orang-orang didalam-nya bahkan hanya dari tatapan mata atau bahasa tubuh. Mereka akan cepat menangkap wajah sesungguhnya dibalik topeng yang sedang dipakai diwajah orang-orang dalam satu ruangan tersebut. INFJ akan cepat menemukan tujuan asli dari orang-orang yang sedang berhubungan dengan nya. Sayangnya tidak hanya emosi positif, segala bentuk emosi negatif pun mudah sekali terserap oleh INFJ hal ini sering jadi boomerang yang bisa membuat energi dan mood INFJ anjlok.

Mudah Kelelahan dan Sakit

Karena kerumitan yang ada dalam diri INFJ dan kemudahan mereka menyerap segala bentuk emosi lingkungan, membuat INFJ mudah kelelahan dan sakit. Itulah mengapa mereka lebih memilih menyendiri untuk menghindari masuknya emosi-emosi negatif dari banyak orang dalam keramaian. Selain itu energi INFJ juga sudah banyak terkuras oleh kerja dari intuisi nya dan kesulitan nya menolak menolong kemalangan orang lain.

Lalu bagaimana cara mengatasi problem-problem ini?

 Menurunkan Ekspektasi

Semua masalah mula-nya tercipta dalam pikiran dan kecenderungan berpikir kita terlalu komperhensif bahkan untuk masalah-masalah kecil sekalipun. Sehingga sifat perfeksionis sebaiknya tidak kita terapkan pada segala hal kecuali untuk hal-hal yang kita anggap begitu penting. Ada saat-saat tertentu untuk kita menurunkan ekspektasi dan menerima suatu kondisi sebagaimana ada-nya. Kita sebaiknya menyadari dan belajar menerima bahwa memang tidak ada suatupun didunia yang sempurna kecuali Sang Pencipta.

Kemampuan melakukan penerimaan yang baik akan sangat membantu mengurangi rasa kecewa berlebih apabila sedang mengalami kejadian-kejadian diluar perencanaan kita atau kejadian yang tidak kita inginkan. Kemampuan melakukan penerimaan diri dan keadaan akan membantu kita untuk tidak menimbun banyak sampah kekecewaan di dalam batin kita

Sama hal-nya saat kita berinteraksi dengan manusia dengan tipe kepribadian lain, sebaiknya kita juga belajar menurunkan ekspektasi bahwa mereka seharus-nya bertindak begini atau begitu karena fakta nya karakter manusia itu sangat relatif. Melakukan tuntutan pada hal-hal yang bersifat relatif itu adalah pekerjaan melelahkan dan menghabiskan tidak saja waktu tapi juga energi yang pada akhirnya tidak banyak hal akan berubah karena itu merupakan sikap bawaan.

Saya banyak mendengar dari teman-teman INFJ yang cukup kesulitan menemukan pasangan hidup ataupun mengalami hubungan yang rumit, sebagaimana juga yang saya rasakan sebelumnya-sebelumnya. Beruntung bila INFJ dapat bertemu dengan pasangan yang saling memahami dan saling mengapresiasi. Tapi kenyataanya tidak seperti itu karena kita tidak mampu lepas dari kuasa takdir. Saya mengamati bahwa problem ini terjadi karena sikap perfeksionis kita yang besar terhadap segala sesuatu.

Latihan Mengontrol Pikiran

Nah untuk membantu mengontrol pikiran sebaiknya kita senantiasa menjaga kondisi fisik dari kelelahan berlebih dan kurang nya istirahat terutama di malam hari. Juga akibat dari kelelelahan batin akibat sampah emosi negatif yang kian menumpuk tanpa pernah berusaha untuk kita buang. INFJ adalah tipe yang paling mudah sekali mengalami kelelahan fisik, sebaiknya kita memberi batas tegas kepada diri sendiri tentang pemberian jatah istirahat ini. Jika kelelahan fisik ini dibiarkan maka kita akan dengan mudah tergerus energi negatif yang memantik api overthingking. Biasanya jika sudah sampai disini hal yang terjadi kemudian kita akan benar-benar mengalami kesulitan tidur dimalam hari hingga beberapa waktu kedepan. Kondisi ini akan sangat mengganggu produktivitas harian kita.

Rawatlah batin kita dengan selalu berusaha melapangkan hati dan melakukan penerimaan baik terhadap diri sendiri maupun keadaan. Senantiasa belajar memaafkan dan melupakan hal-hal yang tidak perlu kita ingat agar sampah-sampah batin kita tidak menumpuk.

Selain itu kita juga sebaik-nya membiasakan diri untuk membatasi proses berpikir, tak perlu isi kepala ini kita penuhi dengan hal-hal yang remeh temeh seperti bagaimana komentar orang tentang personality kita, juga kometar orang tentang hobi, pekerjaan dan lain-nya. Biarkan saja setiap orang bebas berpendapat selama apa yang mereka lakukan tidak membahayakan nyawa dan mengganggu ketentraman batin kita.

Segera Menghindar dari Lingkungan dan Manusia Toksik

Namun apabila yang mereka lakukan sudah bentuk dari bullying mengarah pada penghancuran karakter dan kekerasan psikologis kita patut untuk melakukan tindakan tegas, salah satunya dengan memutus interaksi atau istilah khas bagi INFJ adalah adalah Door Slam sekalipun itu terhadap orang-orang terdekat seperti orang tua atau kerabat. Kedengaran-nya sadis ya tapi sejujurnya banyak sekali kejadian mental illness bermula dari orang tua atau keluarga yang toksik dan jangan karena embel-embel keluarga maka kita terus-terusan mentoleransi tindakan mereka dengan bertahan untuk tetap berada didekatnya.

Men-door slam bukan berarti kita melupakan sama sekali, tapi inilah waktu yang kita butuh untuk membersihkan racun sekaligus momen untuk melatih kemampuan penerimaan diri juga pemberian maaf yang tulus meski tanpa harus sering-sering berada diantara mereka. Percayalah tidak selama-nya sesuatu yang berjarak itu menyedihkan pada lain hal ia bahkan dapat memperbaiki situasi yang buruk.

Saya perlu mengingatkan kepada teman-teman bahwa sikap bawaan Door Slam ini bukanlah kejahatan, tapi adalah bentuk pertahanan terakhir yang bisa dilakukan oleh INFJ. Jadi jangan menyalahkan diri sendiri atas sikap yang kawan kawan ambil. Juga bukan bentuk sikap ketidakdewasaan, karena banyak yang mengatakan bahwa sikap seperti itu sebagai perliaku childish. Sekali lagi tidak ya kawan-kawan ini bukan bentuk kejahatan ataupun ketidakdewasaan, we deserve better life. Tuhan pun mewajibkan kita untuk menjaga tubuh dari tindakan aniaya baik yang dilakukan oleh kita sendiri ataupun orang lain. Lingkungan toksik sendiri pada zaman ini juga bertambah jenis-nya salah satu-nya melalui dunia maya, sebaiknya kita tidak perlu menyentuh konten-konten yang negatif karena sedikit banyak akan mempengaruhi isi pikiran kita.

Kenapa ini yang lebih baik kita lakukan daripada berkonfrontasi langsung? Karena kita adalah tipe kepribadian yang rentan jika berada didalam konflik berkepanjangan. Kita tidak harus menceburkan diri dalam lingkungan dan orang-orang yang beracun sebab ketahanan kita untuk hal-hal seperti ini sangat kecil dibanding tipe kepribadian lain. Oleh sebab itu menghindar sesegera mungkin adalah langkah yang paling baik demi menjaga kesehatan mental dan kestabilan fisiologis tubuh kita.

Mencari Support System

Saat kita sudah terlanjur terjebak dalam penjara overthingking, insecure berlebih yang impact nya sudah mengkhawatirkan seperti kehilangan rasa percaya kepada diri sendiri, depresi, adanya serangan kecemasan dan muncul-nya penyakit-penyakit psikosomatis ( penyakit fisik yang dipicu gangguan psikologis ) sungguh sudah waktu-nya kita segera mencari bantuan dan dukungan. Sering-sering berkumpul dengan orang-orang yang kita percayai, mendekatkan diri kepada Tuhan melalui ibadah, berkonsultasi kepada psikolog ataupun psikiater dan melakukan self healing dengan cara-cara yang baik.

Sebagai tipe kepribadian paling sedikit, INFJ rentan dengan kondisi tersebut oleh sebab itu kita harus pandai menyadari kondisi tubuh dan pikiran kita sendiri masih kah dalam batas yang kita anggap wajar. Semakin cepat kita memahami semakin cepat problem-problem itu segera teratasi dan tidak berkepanjangan. Karena jika sudah berkepanjangan sangat dimungkinkan efeknya menjadi permanen, tentu-nya ini akan menjadi PR yang tiada berakhir dan merepotkan.

Untuk menjaga kestabilan diri saya menggabungkan kekuatan ibadah dan bantuan ahli juga lingkungan positif. Dalam ajaran agama Islam yang saya anut ada metode penyembuhan yang bernama Ruqyah Syar’iah yang bisa kita lakukan sendiri ataupun dengan bantuan praktisi. Metode ini selalu saya pakai untuk mendetoks hati dan pikiran. Sementara metode secara medis adalah upaya lahiriah yang akan membantu logika kita dapat seimbang dengan perasaan.

Untuk Self Healing, saya lebih memilih menulis dan melakukan aktifitas fisik, latihan pernapasan, self talk, membuat origami, bernyanyi atau melakukan sesuatu yang positif yang mendatangkan rasa senang. Karena dalam kondisi sedang rentan berdiam diri sama saja dengan bunuh diri karena pikiran kita akan semakin menjadi raja dan mengendalikan semua-nya. Ketika fokus kita terpecah maka rasa cemas, insecure dan overthingking akan segera teralihkan.

Memberi Batasan Diri Untuk Menolong Orang Lain

Seperti yang pernah saya bahas pada tulisan sebelum-nya salah satu bawaan INFJ adalah kecenderungan hati dan pikiranya yang gemar menolong. Namun sayang-nya INFJ pandai sekali dalam menolong orang lain tapi sering mengabaikan kebutuhan diri-nya sendiri. Ini juga akan memberi efek kurang baik karena dapat menggangu kesehatan tubuh dan jiwa.

Membahagiakan orang lain tentu saja baik namun akan jauh lebih adil bila kita tidak lupa juga untuk memberi jatah bahagia kepada diri sendiri terlebih dahulu. Ibarat gelas yang berisi air jika kita terus saja menuang untuk membasuh dahaga orang lain maka lama kelamaan semua isinya akan habis dan saat kita sendiri kehausan kita sudah tidak punya lagi air untuk diminum demi mengembalikan energi dan cairan tubuh. Kitapun butuh merecharge diri, ini bukanlah tindakan egois, tapi saya lebih senang menyebutnya sebagai sikap fleksibel. Suatu sikap yang sangat kontra dengan karakter INFJ yang cenderung kaku, tapi saya kira kita juga perlu membenahi diri agar bisa lebih adaptif dan tidak mudah frustasi dengan perubahan mendadak.

Menyeimbangkan Perasaan dan Logika

Sebagai INFJ tidak bisa kita pungkiri ya teman-teman, sisi perasaan kita sangat dominan. Bahkan hingga dalam memutuskan suatu perkara penting pun kita cenderung lebih mendengarkan perasaan. Sementara perasaan itu sangat fluktuatif terlebih kita juga mudah sekali menyerap emosi lingkungan, Jadi ada baik-nya kita menyeimbangkan perasaan dengan logika, walaupun kenyataan-nya tidak mudah karena kecenderungan kita adalah mengikuti perasaan. Ini akan menjadi tantangan tersendiri karena akan sangat berpengaruh pada hasil dari keputusan-keputusan penting dalam hidup yang kita ambil. Sekali lagi perlu kita ingat jika ingin memutuskan dengan perasaan pastikan kondisi hati kita sedang sangat stabil dan tenang agar tidak ada penyesalan yang terus-terusan kita ratapi dikemudian hari.

Memberi Jatah Diri Untuk Berelaksasi

Jangan lupa untuk sering melakukan relaksasi, kegiatan ini menurut saya  sangat membantu me-recharge diri. Berada di antara alam ataupun tempat-tempat yang menyajikan ketenangan bisa jadi pilihan. Selain itu terapi pijat dilaporkan mampu membuat kondisi fisiologis tubuh menjadi lebih baik. Kita dapat memanggil tukang pijat langganan ataupun mendatanginya langsung. Terapi bekam dan akupuntur juga sangat manjur untuk merelaks dan mendetoks tubuh, saya pun sering melakukan-nya.

Saat pikiran sedang penuh mandi adalah pilihan yang paling mudah untuk berelaksasi, saat tubuh segar mood pun akan jadi lebih baik dan kita dapat merasakan kelonggaran di hati dan pikiran. Begitupun dengan aktifitas berenang saya kira ini dapat memberi efek yang sama pada tubuh kita.

Cukupi Tubuh dengan Serotonin, Kalsium dan Vitamin B Kompleks

Apakah kita pernah terpikir kesini teman-teman? bahwa apa yang terjadi dalam tubuh kita juga akibat dari apa yang kita konsumsi. Kondisi stres dilaporkan dipicu oleh ketidak seimbangan hormon. Hormon kortisol adalah hormon yang paling bertanggung jawab terhadap meningkatnya level stres seseorang. Kortisol yang tinggi akan menekan produksi dari hormon oposite nya yaitu Serotonin, hormon yang berpengaruh terhadap rasa senang dan bahagia. Orang dengan gangguan psikologis umumnya memiliki jumlah serotonin yang sangat rendah sebaliknya kortisol mereka sangat tinggi didalam tubuh.

Kortisol yang tinggi akan berpengaruh buruk terhadap proses fisiologis tubuh karena dalam kadar yang tinggi sifat hormon akan berubah dari berperan sebagai alarm untuk pertahanan tubuh menjadi perusak. Akibat nyata dari tinggi nya hormon kortisol adalah mudah nya seseorang mengalami emosi negatif seperti marah, benci, cemas, takut dan rasa-rasa tidak enak lain-nya yang dapat menjadi pencetus munculnya depresi dan gangguan psikologis lain-nya yang jauh lebih berbahaya.

Mengapa bisa menjadi demikian? Karena hormon kortisol dalam kadar tinggi dapat mengganggu kerja dari sistem saraf bahkan dapat merusak kesehatan sel-sel saraf yang salah satu peran-nya berhubungan dengan kerja otak. Jadi kecukupun hormon serotonin menjadi hal yang wajib kita upayakan, kabar baik-nya hormon ini secara alamiah dapat diproduksi oleh tubuh dengan stimulasi kegiatan seperti olah raga dan hobi-hobi yang kita gemari. Selain itu makanan yang kita makan pun dapat membantu menambah kadar serotonin dalam tubuh. Makanan-makanan yang tinggi asam amino Triptofan dilaporkan menjadi sumber bahan utama untuk membentuk serotonin didalam tubuh seperti telur, ikan salmon, udang, susu dan produk olahan-nya, kacang-kacangan dan olahan-nya, juga coklat. Buah-buahan seperti nanas, plum, juga sayuran hijau bayam juga dilaporkan dapat mensuplai kadar serotonin ini.

Untuk membantu menyempurnakan perbaikan sel-sel saraf, asupan dari vitamin B komplek juga sangat dibutuhkan. Jika sel-sel saraf di dalam tubuh kita ada dalam performa yang baik tentu-nya fungsi penting dari kerja sistem saraf baik pusat maupun tepi kita akan bekerja dengan baik dalam menerim, mengolah dan merespon berbagai macam informasi yang masuk kedalam tubuh. Vitamin B komplek kini juga mudah kita temukan di apotik dengan berbagai merek dagang. Kita juga dapat memasok vitamin tersebut melalui berbagai jenis makanan seperti daging merah, ikan-ikanan, telur, kacang-kacangan, biji-bijian, buah alpukat dan sayuran hijau seperti bayam.

Asupan kalsium yang cukup dalam tubuh juga sama penting seperti serotonin dan vitamin B komplek. Umum-nya kita memahami bahwa kalsium dibutuhkan sebagai penunjang pertumbuhan tulang dan gigi namun kenyataanya peran kalsium juga dapat menunjang bermacam proses penting yang berkaitan dengan kerja sistem saraf. Menurut Dr. drg. Amaliya, selaku dokter dan juga peneliti dari Yayasan Pemerhati Kesehatan Publik (YPKP) kekurangan asupan kalsium itu memiliki hubungan dengan depresi. Asupan kalsium yang kurang akan menghambat proses pembentukan hormon serotonin, efek dari kondisi ini seperti yang sudah saya jelaskan di atas dapat memicu gangguan psikis seseorang.

Paparan sinar matahari pagi sangat bermanfaat untuk membantu tubuh mengubah provitamin D menjadi vitamin D yang bisa diserap langsung oleh tubuh. Dan jumlah vitamin D yang cukup akan membantu tubuh dalam menyerap kalsium dengan lebih optimal. Oleh sebab itu kebiasaan mengurung diri dirumah dan enggan terpapar sinar matahari adalah kebiasaan yang dapat membuat gangguan psikis seseorang bertambah parah. Hal ini dibuktikan dengan salah satu contoh kondisi di negeri 4 musim dimana tingkatan stres penduduk-nya dilaporkan meningkat saat masuk musim dingin karena sinar matahari menjadi sangat terbatas. Begitupun sebaliknya saat memasuki musim panas maka level stres mereka menurun dan mood mereka berubah menjadi lebih ceria dan bahagia.

Jika kita bisa memanfaatkan sinar matahari pagi untuk membentuk vitamin D sebagai zat pembantu untuk menyerap kalsium lebih optimal kedalam tubuh. Maka makanan dari susu dan olahan-nya serta makanan yang bersumber dari hasil laut merupakan jenis makanan yang paling banyak mensuplai asupan kalsium tersebut. Sehingga kombinasi kecukupan dari zat kedua zat tersebut sangatlah baik bagi metabolismu tubuh khusus-nya untuk pencegahan terhadap gangguan kejiwaan.

Nah demikian teman-teman INFJ saya tercinta kiat-kiat yang bisa saya bagi, semoga dapat sedikit memberi masukan jika memang kondisi kalian saat ini sedang dilanda problem-problem yang sudah saya bahas di atas. Sebagai pesan penutup saya akan sampaikan analogi sederhana ini.

“ Seperti ikan sudah seharusnya mereka hidup dan berkembang didalam air, jika ia dipaksa bertengger di atas pohon seperti kera tak berapa lama dia akan jatuh dan mati teronggok dengan tubuh mengering ”.

Kita harus punya keberanian dan rasa percaya diri untuk memutuskan perkara penting untuk kebaikan hidup kita sendiri dimasa mendatang. Sebagai populasi paling sedikit kita semestinya menyadari tak banyak yang akan memahami kepribadian ini sedangkan tidak sedikit dari populasi INFJ yang ternyata masih bingung memahami jati diri-nya. Sampai disini kita tentu sadar kan? tidak masalah kita dikatakan sulit dipahami, tidak masalah kehadiran kita dianggap aneh, tidak masalah keberadaan kita di tolak. Selama kita bisa menyayangi, percaya, menghargai, dan menerima keadaan diri kita sendiri tidak ada satupun orang yang akan mampu membuat kita terpuruk dan merasa tidak berharga.

Kita juga patut menyadari bahwa sejatinya bahagia itu bukan karena seseorang memiliki hidup yang terlampau sempurna, namun sebab dari lapang nya hati yang mampu menerima segala dinamika kehidupan baik saat naik ataupun turun, lebih banyak memaafkan dan menyedikitkan rasa amarah dan benci. Dan setiap waktu selalu mencari cari sesuatu untuk bisa disyukuri.

Semoga kita semua dapat bertumbuh menjadi manusia-manusia INFJ yang lebih percaya diri, sehat dan bahagia. Love your self first, live your life because what makes you different will makes you beautiful.

Sampai jumpa di sharing berikut-nya.

Avignam Jagat Samagram

LH. Dini

 

Baca juga. Why We Get Mad?

Baca juga. Langkah Mudah Membangun Pikiran Positif Ditengah Ancaman Wabah

 

1+
mm

LH. Dini

Seorang INFJ yang bahagia menyebut diri-nya Ibu Petualang karena separuh hidup dan cinta-nya telah menyatu dengan jalanan. Jika usia dimakan waktu maka kenangan yang disimpan akan bertahan selama-nya.

Add comment

Follow us

Don't be shy, get in touch. We love meeting interesting people and making new friends.

Most popular

Most discussed

This site uses cookies to improve your experience, to enhance site security and to show you personalized advertising. Click here to learn more. By clicking on or navigating the site, you agree to our use of cookies.