Bila ditanya apa yang biasa saya tulis di blog pribadi? Maka, jawaban-nya ya banyak hanya saja ada beberapa kontent yang saya beri perhatian khusus yaitu mengenai Kontemplasi Perjalanan, Gaya Hidup dan Parenting sementara untuk yang lain adalah random apapun bisa menjadi bahan tulisan ;D. Untuk 3 kontent khusus diatas memang sengaja saya beri perhatian khusus karena didalam nya terdapat pengalaman empiris juga niat baik membagi sedikit pengetahuan dengan harapan apa yang saya tulis dapat membantu mengatasi problema sahabat pembaca.

Kontemplasi Perjalanan

Pada dasar nya semua yang saya tulis berakar dari “perjalanan” segala bentuk perjalanan mulai dari perjalanan dalam definisi harfiah nya juga dari “perjalanan hidup”, bagi saya perjalanan adalah nafas dan separuh nyawa karena dari sana saya seringkali mendapat banyak pelajaran berharga yang tidak saya temukan di bangku perguruan tinggi sekalipun. Perjalanan juga banyak mempertemukan saya dengan keajaiban, keluarga dan “rumah” baru, segala hal mengesankan ini sungguh sayang bila saya ketahui sendiri maka melalui blog saya ingin membagi apa yang telah saya lihat, dengar dan rasakan. Pun demikian dengan perjalanan hidup yang telah dan sedang saya jalani hingga saat ini, di dalam nya banyak terkandung peristiwa-peristiwa berharga yang tidak mungkin bisa saya lupakan, tentang keseruan masa kecil, tentang hidup sebagai nomads karena mengikuti pekerjaan Ayah, tentang Ibuk juara nomor 1 sedunia, tentang bahagia di masa remaja hingga prahara menuju masa dewasa ;D.

Saya adalah perempuan yang senang dan menikmati proses berkontemplasi, memunguti dan mengumpulkan keping demi keping pelajaran dari setiap peristiwa yang sudah dan sedang berjalan. Saya berharap dari semua kontemplasi perjalanan yang saya rekam di blog dapat memberi inspirasi bagi sahabat pembaca untuk bisa memandang dan menilai sesuatu tidak hanya dari kaca mata nya sendiri. Dari jalanan-jalanan dan juga perjalanan saya belajar mengontrol diri, membangun strategi dan berani menghadapi kejutan-kejutan kehidupan. Saya memang begitu antusias dengan perjalanan namun hanya untuk saya nikmati dan berkontemplasi semoga dapat dimengerti bila di blog saya hampir tidak menuliskan itinerary perjalanan, saya kira sudah banyak travel blogger yang menampilkan di blog nya.

Gaya Hidup

Demi menggugurkan kewajiban di hadapan Tuhan karena telah mendapatkan ilmu diperguruan tinggi kontent gaya hidup menjadi bagian wajib yang suka tidak suka harus saya tulis. Namun secara personal saya memandang gaya hidup adalah sebuah bahasan yang sangat menarik karena akan terus mengalami perubahan dan pergeseran seiring perubahan zaman.  Tertakdir menjadi mahasiswa yang belajar ilmu Biologi dan Teknologi Pangan di IPB memang sudah seharusnya saya membagi ilmu perihal gaya hidup sehat sebab 2 disiplin ilmu tersebut sangat relevan dengan dinamika manusia dan zaman. Meski kontent yang ditulis baru beberapa, karena menulis kontent ilmiah tidak semudah menulis kontent-kontent lain banyak kaidah yang harus dipatuhi agar tulisan dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah dan tidak menyesatkan pembaca. Melalui BPN 30 Day Challenge 2018 ini semoga memacu saya untuk lebih semangat dan konsisten menulis kontent-konten ilmiah lagi, doakan yaaa ;D.

Parenting

Menikah dan memasuki fase menjadi orang tua terlebih menjadi seorang ibu baru bagi saya sungguh pengalaman yang sangat menakjubkan, banyak momen terjadi baik dalam kendali atau diluar kendali diri terutama dalam menerapkan pola pengasuhan anak. Namun pada intinya dari fase ini saya dibuat untuk terus belajar lagi dan lagi perihal menjadi orang tua yang baik dan asyik. Benar ujaran Ibu saya bahwa mengasuh, mendidik dan menemani anak tumbuh besar bukan lah hal mudah yang segala situasi nya bisa dipastikan dan memiliki solusi yang sama karena satu anak dengan yang lain nya adalah berbeda, tidak bijak bila kita menggunakan cara yang sama dalam mengasuh dan mendidiknya semua disesuaikan dengan bagaimana karakter anak-anak tersebut, dengan begitu setiap anak dapat tumbuh dan menghidupi bakat-nya dan mereka memiliki keberanian untuk menjadi versi terbaik dari diri nya sendiri. Agama menyebut bahwa orang tua adalah perpanjangan “tangan” Tuhan, sejujurnya kalo boleh saya memaknai inilah sebuah peran yang memerlukan banyak seakali ilmu namun ternyata tidak ada sekolah nya selain harus mau terus belajar.

Sementara anak-anak hanya memiliki masa kecil satu kali dan waktu berjalan begitu cepat, akan sangat menyesal bila kita salah menerapkan pola asuh karena ini akan menetukan masa depan nya kelak akankah mereka mampu hidup sebagai manusia mandiri atau manusia yang sibuk merutuki masalah tanpa punya inisiatif untuk menyelesaikan nya. Melalui kontent Parenting saya berusaha untuk membagi pengalaman tentang metode pengasuhan anak yang saya jalankan dengan cara saya sendiri juga pengetahuan yang saya dapat dari pengalaman orang lain melalui buku atau media lain-nya. Saya hanya berharap bila apa yang saya tuliskan bisa menyelamatkan masa depan khusus nya untuk anak-anak saya kelak dan setidak nya untuk 1 anak lain di muka bumi ini.

Sekian sharing cerita di hari kedua ini, lagi lagi saya selesaikan diujung  hari karena sepertinya untuk saat ini hanya waktu-waktu ini yang bisa saya pakai untuk menulis. Semoga ada sedikit manfaat yang bisa diambil dari tulisan ini, sampai jumpa dihari berikut nya dan terimakasih sudah berkunjung di blog lhdini.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here