Baiklah, sepertinya saya perlu bercerita ikhwal penggunaan nama LH.Dini yang akhirnya saya pilih sebagai nama blog pribadi. LH.Dini sendiri adalah nama yang saya singkat dari nama panjang pemberian orang tua yaitu Lu’lu Hilya Addini, dari kecil saya terbiasa dipanggil menggunakan nama depan yakni Lu’lu namun dalam perjalanan nya tidak sedikit yang kesulitan memanggil dan menuliskan nama ini -_-. Lu’lu berasal dari bahasa arab yang artinya mutiara indah bukan hehe, cara memanggilnya bisa saya tuliskan seperti ini “Luk luk” karena koma atas nya harus tetap dilafalkan, sekilas sepertinya ini bukan masalah yang berarti ya tapi kenyataan nya ini cukup jadi masalah karena ini membuat ijazah saya dari Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi berbeda juga nama di dalam KTP dan Kartu Mahasiswa (saat masa kuliah dulu) dan saya kira ini juga akan menjadi problem ketika mengurus berkas-berkas penting lain-nya nanti. Nama depan dan nama belakang biasa nya yang sering bermaslah dalam penulisan mulai dari Luluk, Lulu, Luk Luk, Lulu’, Adini, Adieni, Adinni hahaaah amsyong.

Terkadang saya juga ga ngerti ada sebagian orang yang seenak nya menuliskan nama menurut pendengaran nya bahkan ada yang jelas-jelas sudah saya cetak kan nama dikertas tetap saja menulis nya salah. Inilah awal kenapa nama di ijazah saya beda-beda, pengalaman yang kurang mengenakan adalah pada saat saya di terima di IPB melalui jalur undangan, beberapa berkas wajib yang diminta sebagai syarat oleh IPB waktu itu adalah rekam ijazah dan Surat Lahir dan tadaaaaa saya dianggap sebagai orang yang berbeda karena nama yang tertera pada Surat Lahir, KTP dan Ijazah berbeda, ga hanya sampai situ saya yang diragukan ini harus diinvestigasi oleh panitia penerimaan mahasiswa baru, mereka saya lihat saling berembuk entah bicara apa sambil membawa semua berkas-berkas saya, saya merasa bagai seorang tersangka saja.

Salah satu diantara mereka kembali dan menanyakan dengan agak ketus apa benar saya adalah orang yang memiliki berkas-berkas itu dan pertanyaan-pertanyaan ikutan lain nya, setelah investigasi yang cukup panjang akhirnya pihak panitia mempercayai setelah melihat salah satu piagam penghargaan dari Menteri Pendidikan Nasional yang kala itu dijabat oleh Bapak Malik Fajar. Piagam itu saya peroleh saat awal menginjak bangku SMA pada saat mengikuti lomba Inovasi Bisnis Pemuda Nasional sebagai salah satu kegiatan yang diadakan oleh Kementrian Pendidikan Nasional yang bekerja sama dengan World Intelectual Property Organization. dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Dan piagam itulah yang sering menyelamatkan saya bila berurusan dengan masalah administrasi seperti ini, ah terima kasih banyak piagam ku tersayang ;D.

Saya dulu juga memiliki blog di multiply.com dan blogspot.com dengan nama agak-agak alay maklum masih gejolak kawula muda, tapi semua itu hanya untuk iseng dan saya biarkan saja tanpa mengisinya dengan tulisan berarti sampai saya sendiri sudah lupa password untuk log in nya ha ha. Setelah saya mulai sering melakukan perjalanan keinginan untuk menulis muncul kembali terlebih saat sahabat-sahabat saya meminta saya untuk serius menulis karena pada waktu itu saya hanya menulis di Facebook dan Instagram saja, mereka lah yang sering mengapresiasi tulisan-tulisan saya di sosial media dan menyayangkan bila itu akan menghilang begitu saja. Hal itu menjadi salah satu motivasi saya untuk membuat blog pribadi dengan tulisan yang setidak nya punya sedikit arti. Akhirnya saya memutuskan untuk membuat blog dengan menggunakan nama sendiri yaitu LH.Dini yang juga saya tujukan sebagai nama pena. LH. Dini sendiri juga masukan dari Ibuk karena beliau salah satu orang yang menyukai karya-karya sastra dari penulis Nh.Dini dan yang akhirnya membawa saya mengenali karya-karya sastra Nh.Dini.

Beberapa tahun lalu saat saya memutuskan untuk tidak lagi bekerja dan memilih menjadi ibu rumah tangga penuh dan menekuni dunia blogging, Ibuk meski agak menyayangkan keputusan saya namun tetap karisma bijak nya sebagai orang tua selalu beliau kedepankan, Ibuk membebaskan apa yang menjadi pilihan selama itu bisa membahagiakan dan membawa pengaruh positif bagi saya, Beliau memberi pesan singkat “ Bila memang sudah memilih satu bidang kegiatan maka fokuslah, seriusilah karena segala hal yang diseriusi akan menghasilkan dan Ibuk akan selalu berdoa semoga kebaikan selalu datang untuk semua yang kamu kerjakan dengan tulus dan serius. Ibuk berdoa semoga kamu bisa menjadi penulis yang kamu impikan, buatlah karya-karya yang mendalam seperti yang dilakukan oleh Nh.Dini”.

Dengan semua latar belakang diatas mantaplah saya menggunakan nama LH.Dini sebagai nama blog pribadi www.lhdini.com dengan personal branding “travel to inspire”. Nama yang mewakili dunia kedua yang ada didalam hati dan pikiran saya, nama yang tidak lagi sulit untuk dilafalkan dan diingat oleh setiap orang namun tetap mengandung doa dari nama yang tersemat dalam Lu’lu Hilya Addini pemberian kedua orang tua saya. Nama yang direstui oleh Ibuk juara nomor 1 sedunia. Semoga nama ini bisa membawa saya melakukan perjalanan yang lebih jauh lagi dan kembali dengan segudang kontemplasi yang menginspirasi para sahabat pembaca, Amin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here